22 April 2018

beritabengkulu.com,-Belakangan ramai diberitakan terkait bergabungnya tokoh dari Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) ke Partai Bulan Bintang (PBB). Tokoh PAN yang memutuskan bergabung ke PBB merupakan salah satu tokoh senior yakni Djoko Edi Abdurrahman mantan Anggota DPR RI. Sementara itu tokoh PPP yang berubah haluan adalah mantan Wakil Ketua Umum PPP kubu Romahurmuzy, Tamam Achda beserta Ahmad Yani mantan Sekretaris Majelis Pakar. 

Bergabungnya tokoh-tokoh tersebut menimbulkan berbagai reaksi, ada yang mendukung dan menganggapnya sebagai suatu kesadaran, dan ada juga yang memandang sinis. Jajaran kepengurusan PBB tentu menyambut baik hal ini. Salah satunya, Yurisman Star Ketua DPP PBB yang menyatakan bergabungnya kader PAN dan PPP tersebut ke PBB ibarat bersatunya kaum Anshor dan Kaum Muhajirin pada jaman Rasululllah. "mereka (kader PAN dan PPP) gabung sama PBB itu ibarat kaum anshor dan muhajirin bersatu di jaman Rasululullah". Selorohnya ketika ditemui di Bencoolen Indah Mall, Bengkulu, Sabtu (21/04/2018).

Sekadar informasi, Kaum Anshor adalah penduduk asli kota Madinah, sementara itu Kaum Muhajirin adalah kaum Pendatang. Yurisman menjelaskan Orang-orang yang sejak awal telah bersama PBB diibaratkan Kaum Anshor, dan orang yang bergabung setelah partai berdiri adalah kaum muhajirin. "mereka pendiri PBB dan pengurus lama itu Anshor, beberapa teman-teman yang baru itu Muhajirin" pungkasnya.

Ketika di jaman Rasulullah, bersatunya kaum Anshor dan Muhajirin merupakan salah satu titik tolak kebangkitan dan kejayaan Islam sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang madani. Bersatunya tokoh PAN dan PPP tersebut diharapkan dapat mengembalikan kebangkitan Islam dan mewujudkan masyarakat yang madani. "kalau dulu kan Anshor dan Muhajirin bersatu itu hasilnya islam jaya, terciptanya masyarakat madani",Papar Yurisman.(RIZKI/BEBE)