03 November 2019

BERITABENGKULU.COM, Pemprov Bengkulu Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Bengkulu, tahun 2020 mendatang akan menggarap kawasan wisata di Danau Dendam Tak Sudah (DDTS). Kali ini, rencananya akan dibangun jogging track di atas air DDTS tersebut, menggunakan konstruksi kubus apung. Panjangnya mencapai 2 Km dengan anggaran sebesar Rp 20 miliar. Untuk perencanaan atau Detail Engineering Design (DED) sudah disusun tahun ini. "Untuk DED jogging track dengan menggunakan kubus apung dalam proses pengerjaan oleh konsultan. Diperkirakan tuntas akhir Desember ini," kata Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Erwin Pasmawi.

Erwin menerangkan, konsep pembangunan kubus apung ini sudah ada contoh di beberapa daerah. Seperti digunakan untuk konstruksi pembangunan jembatan atau dermaga apung. Keberadaan jogging track ini diyakini akan menambah daya tarik objek wisata DDTS, sehingga semangkin ramai dikunjungi warga. " Keinginan pak Gubernur tahun depan ada jogging track di kawasan DDTS yang dibangun melalui bidang cipta karya, dan tahun depan juga ada jalan 2 jalur oleh bidang bina marga. Untuk penataan kawasan Danau Dendam," terang Erwin.

Tidak hanya Pemprov Bengkulu yang akan melakukan penataan kawasan DDTS. Melalui Balai Sara Pemukiman Wilayah Bengkulu, objek wisata yang ada di Kota Bengkulu, yaitu kawasan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) dan Pantai Panjang tahun depan kembali akan ditata. Total anggarannya akan mencapai Rp 30 miliar.

Dikatakan Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Bengkulu, Ditjen Cipta Karya Kementarian PUPR Daniel Kuddi Sangle mengatakan Kemeterian PUPR sudah menyiapkan alokasi anggaran untuk penataan kawasan DDTS dan Pantai Panjang. Direncanakan pembangunan dimulai tahun depan dengan anggaran mencapai Rp 30 miliar, yaitu Rp 20 miliar untuk penataan DDTS dan Rp 10 miliar untuk kawasan Pantai Panjang. "Yang kami tata hanya sebagian kecil kawasan DDTS, sekitar 3 hektare. Secara pembiayaan dari Kementerian PUPR sudah siap, tinggal lahannya dimana dari Pemprov," ujar Daniel.

Daniel menerangkan bila kawasan DDTS yang akan ditata seluas 3 hektare, untuk kawasan Pantai Panjang sendiri yang akan ditata tahun depan seluas 17 hektare. Merupakan lanjutan dari penataan kawasan Pantai Panjang di Pasir Putih. Nantinya penataan akan tetap mempertahankan kealamian wajah pantai panjang, dengan melengkapi sarana dan prasarana.(AdminBB)