BERITABENGKULU.COM, Pembahasan mengenai penggunaan cadar dan celana cingkrang di kalangan instansi pemerintahan masih terus bergulir.

Ketua Komisi VIII DPR RI F-PAN Yandri Susanto menyayangkan rencana Menag Fachrul Rozi tersebut.

Dilansir dari kanal Youtube Indonesi Lawyers Club, Selasa (5/11/2019). Menurutnya, pernyataan Menag tersebut menimbulkan kegaduhan baru di tengah-tengah masyarakat.

"Yang menjadi masalah itu menteri dari Jokowi bikin gaduh," ujarnya.

Ia juga mengatakan kabinet Indonesia sekarang berbeda tidak seperti yang dulu."Dulu biasanya Menag selalu dari Nahdlatul Ulama (NU) sekarang bukan," katanya.

Menurutnya, bagaimana mungkin menteri agama mensejajarkan masalah melalui pakaian atau cara berpakaian seseorang dengan radikalisme."Nggak ada teorinya itu belum ada yang bisa dipertanggungjawabkan oleh Menag," pungkasnya.

Termasuk Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sudah membantah persoalan tersebut bahwa radikal tidak segaris lurus dengan cara berpakaian orang.(AdminBB)